school and education

Hubungi Kami

Telp  (0335) 420266 (Sekertariat)
Telp (0335)  421113  (Pemadam Kebakaran)

Satpol PP Polisi Pamong Praja, Penegak Perda Tabah jiwa satria, Tak kenal lelah Hymne

Teror Ular Cobra, Resahkan Warga Di Kota  Probolinggo

Teror Ular Cobra, Resahkan Warga Di Kota  Probolinggo

Teror ular cobra kembali membuat resah, pasalnya gangguan hewan liar ini hingga masuk rumah warga yang berdekatan dengan sawah. Di Jalan Himalaya Gg. 6, Kelurahan Triwung Lor, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.

Harianto pemilik rumah langsung menghubungi Call 112, hanya berselang beberapa waktu. Tim Pemadam Kebakaran dan penyelamatan (Damkar) Kota Probolinggo segera tiba di lokasi. Untuk mengevakuasi ular cobra yang mematikan tersebut.

“Ular itu saya temukan di halaman rumah saya nyelempit di sela – sela pot bunga, karena saya takut, akhirnya saya minta bantuan petugas damkar, terlebih lagi disini kan banyak anak kecil,” ungkap Harianto.

Soleh selaku Kasi Damkar Kota Probolinggo mengatakan, proses evakusi ular berbisa ini memakan waktu hampir 30 menit dan berjalan lancar. Dengan mengerahkan 1 tim Damkar yang berjumlah 6 orang dan 1 unit armada mobil patroli.

“Ular cobra sepanjang kurang lebih dua meter ini masuk ke halaman rumah milik Harianto, cuaca yang tak menentu membuat sejumlah hewan liar masuk ke pemukiman penduduk, untuk mencari tempat yang nyaman bagi hewan liar,” kata Soleh.

Setelah berhasil ditangkap, seekor ular cobra yang berbahaya ini akan diserahkan ke tempat penangkaran hewan liar. Di Taman Wisata Studi Lingkungan (TWSL) Kota Probolinggo setempat.

Satpol PP Amankan Empat Pasangan Bukan Suami Istri dan Lima Waria

Satpol PP Amankan Empat Pasangan Bukan Suami Istri dan Lima Waria

Mengantisipasi tindakan maksiat di malam valentine atau dikenal dengan hari kasih sayang, Senin (14/2) malam, Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin langsung memerintahkan Kepala Satpol PP Aman Suryaman untuk memonitor kondisi di Kota Probolinggo. Hasilnya, sebanyak empat pasangan bukan suami istri kepergok berduaan di kamar kos dan hotel. 

Giat operasi pekat yang dilaksanakan mulai pukul 23.00 itu menyasar ke empat hotel di Kawasan Kota Probolinggo yaitu di Jalan Siaman, Jalan Suroyo dan Jalan Bromo. Namun di hotel tersebut tidak didapati pelanggaran dan sepi pengunjung. Petugas Satpol PP kemudian bergeser ke dua rumah pemondokan dan homestay di daerah Kecamatan Kanigaran. 

Disinilah petugas menemukan pasangan bukan suami istri sedang berada di dalam kamar homestay. Mereka adalah MDY, 26 tahun warga Kelurahan-Kecamatan Kanigaran; AA, 39 tahun warga Kelurahan-Kecamatan Mayangan; Sum, 29 tahun warga Desa Randu Putih Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo; DA, 44 tahun Desa Mangli, Kaliwates Jember; ANW, 26 tahun asal Kelurahan Kebonsari Kulon Kecamatan Kanigaran. 

Sedangkan di rumah kos Kawasan Kelurahan Ketapang, ditemukan satu pasangan bukan suami istri. Yakni Sol, 22 tahun asal Desa Mentor Kecamatan Sumberasih Kabupaten Proboilinggo bersama Nov, 30 tahun asal Kelurahan Jrebeng Lor Kecamatan Kedopok. 

“Tidak hanya di hotel, homestay dan tempat kos, kami juga menyisir kawasan Pasar Mangunharjo yang biasanya dijadikan tempat mangkal waria. Dan ternyata, tadi malam (14/2) sedang banyak yang mangkal,” ujar Kepala Satpol PP Aman Suryaman. 

Lima waria diamankan petugas antara lain IP, 20 tahun warga Kelurahan Mayangan; WE, 43 tahun asal Kraksaan; Muh, 38 tahun asal Jember; Swi, 30 tahun asal Situbondo dan AH, 26 tahun asal Pohsangit Leres.  

“Total pelanggar asusila sebanyak 13 orang. 4 laki-laki, 4 perempuan dan 5 waria kami bawa ke mako Satpol PP. Semua waria di-swab antigen oleh Dinkes. Hasilnya sudah keluar dan semua negatif Covid 19,” jelas Aman. 

Aman menambahkan, pelanggar yang bukan suami istri dilakukan pembinaan serta pemanggilan orang tua dan membuat surat pernyataan. “Pelanggar waria dilakukan pembinaan juga. Sementara untuk pemilik pemondokan akan dilakukan pemanggilan, di proses sesuai Perda nomor 6 tahun 2021. Intinya operasi ini sebagai antisipasi momentum valentine agar tercipta kondisi ketentraman dan ketertiban. Dan tidak disalahartikan untuk melakukan kegiatan yang melanggar,” terangnya.

Satgas Covid-19 Kota Probolinggo Tingkatkan Pengawasan Protokol Kesehatan di Area Publik   Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Satgas Covid-19 Kota Probolinggo Tingkatkan Pengawasan Protokol Kesehatan di Area Publik

Satgas Covid-19 Kota Probolinggo Tingkatkan Pengawasan Protokol Kesehatan di Area Publik


Pengawasan protokol kesehatan di kawasan Kota Probolinggo terus ditingkatkan melalui operasi yustisi.

Kasat Pol PP Kota Probolinggo mengatakan pihaknya bersama TNI dan Polri melaksanakan operasi yustisi di sejumlah lokasi, salah satunya di ruang publik alun-alun dan taman.

Sebab, di lokasi tersebut kerap berpotensi memicu kerumunan.


Operasi yustisi dilakukan tiap hari pada pagi, siang dan sore.

"Operasi yustisi ini dalam rangka menegakkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran dan penularan Covid-19. Kegiatan patroli wilayah pun rutin dilakukan," katanya, Jumat (11/2/2022).



Berdasar data per Jumat 11 Februari 2022, kasus aktif di Kota Probolinggo mencapai 77 orang.

Merujuk pada data itu, lanjut Aman, pihaknya telah mengambil ancang-ancang, mengingat kasus aktif perlahan kembali naik.

Ke depan, pihaknya bakal menerjunkan personel untuk berjaga di lokasi keramaian.

Sementara, sesuai dengan Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 9 Tahun 2022, Kota Probolinggo masuk dalam daerah yang menerapkan PPKM Level 1.


Penerapan PPKM ini mulai 8 hingga 14 Februari 2022. 

"Kalau perlu kami jaga kembali lokasi-lokasi yang berpotensi memicu kerumunan. Kalau diperlukan juga kami akan lakukan pengetatan protokol kesehatan. Yang terpenting, roda perekonomian tetap berjalan seiring dengan penerapan protokol kesehatan," paparnya.

Sepanjang 2021, operasi yustisi/non yustisi di Kota Probolinggo sudah dilakukan sebanyak 435 kegiatan, Operasi Skala Besar berjumlah 27 kegiatan, dan sidang tipiring 10 kegiatan.

"Sanksi perorangan dengan teguran lisan sebanyak 377 orang dan teguran tertulis nihil. Kemudian, sanksi pelaku usaha, teguran lisan sebanyak 1089 orang, teguran tertulis 55 orang, dan denda 39 orang," pungkasnya.




Identitas Terkuak, 4 Remaja Perusak Taman Semeru Menyerahkan Diri

Identitas Terkuak, 4 Remaja Perusak Taman Semeru Menyerahkan Diri

Pelaku pengrusakan Taman Semeru yang terletak di Kelurahan Triwung Kidul, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, terungkap. Mereka terdiri dari 4 orang yang berasal dari 3 desa berbeda.

Para pelaku diketahui adalah A-R (21) dan A-S (21), keduanya warga Desa Pohsangit Lor, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo. Dua pelaku lain adalah R (17), warga Kelurahan Kareng Lor dan A (16), warga Kelurahan Sumberwetan, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo.

Lantaran identitasnya terkuak, 4 remaja ini pun ketakutan. Pada Kamis (13/1/22) sekitar pukul 13.00 WIB, mereka mendatangi kantor Satpol PP Kota Probolinggo di Jl. Panglima Sudirman, untuk menyerahkan diri.

Kepada Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin, mereka mengaku pengrusakan fasilitas umum dengan mendorong bak sampah, dilakukan secara tidak sengaja. Melainkan hanya gurau belaka.

Selama melakukan aksinya, para pemuda ini mengklaim, mereka tidak sedang dalam pengaruh obat keras maupun minuman keras (miras). Dengan kompak, mereka lantas meminta maaf.

“Saya meminta maaf kepada Pemerintah Kota Probolinggo dan masyarakat tentang aksi yang dilakukan saya bersama teman-teman. Saya menyesal telah melakukan hal tersebut,” ujar salah satu pelaku berinisial R.

Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin mengatakan, sebelum 4 remaja itu datang ke Mako Satpol PP, pihaknya sudah mengantongi identitas mereka masing-masing.

Bahkan, dijelaskan Wali Kota, Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo melalui Satpol PP sudah mendatangi rumah ke 4 pelaku dan memberitahukan kepada orang tua masing-masing bahwa keempat anaknya sudah melakukan tindakan yang tidak terpuji.

“Saya berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua. Saya juga berharap dengan kejadian ini, masyarakat dapat menjaga, minimal melaporkan jika terjadi aksi serupa,” pesan Habib Jadi.

Sementara itu, Kepala Dinas Satpol PP, Kota Probolinggo Aman Suryaman menyebut, 4 remaja yang sudah menyerahkan diri itu selanjutnya akan dibina. Salah satu pembinaan yang akan dilakukan, yakni dengan kerja bakti di area Taman Semeru.

Untuk mengantisipasi hal serupa, kita akan meningkatkan patroli di taman-taman dan tempat lain. Sesuai dengan apa yang di sampaikan Wali Kota, kita juga meminta peran masyarakat untuk saling menjaga,” tutur Aman.

Gerebek Pesta Miras di Sumber Sentong, Satpol PP Kota Probolinggo Amankan 4 Pemuda

Gerebek Pesta Miras di Sumber Sentong, Satpol PP Kota Probolinggo Amankan 4 Pemuda

Satpol PP Kota Probolinggo berhasil mengamankan 4 pemuda yang melakukan pesta minuman keras (miras) di area Wisata Sumber Sentong.

Continue Reading

rencana aksi 2021INDIKATORBANER.jpgrencana startegis 2021LKJIP 2020renja 2021perjanjian kerja 2021 data pegawai 2021 SKM 2021

Talk to Us - Offcanvas

Hubungi Kami

Telp  (0335) 420266 (sekertariat)
Telp (0335)  421113  (Pemadam Kebakaran)