Tingkatkan Kewaspadaan Sejak Dini, Satpol PP dan Damkar Kota Probolinggo Edukasi Siswa SMP Muhammadiyah 1 Cegah Bahaya Kebakaran

Tingkatkan Kewaspadaan Sejak Dini, Satpol PP dan Damkar Kota Probolinggo Edukasi Siswa SMP Muhammadiyah 1 Cegah Bahaya Kebakaran PROBOLINGGO – Upaya menanamkan kesiapsiagaan terhadap bencana kebakaran terus digalakkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Probolinggo. Kali ini, puluhan siswa-siswi dari SMP Muhammadiyah 1 Kota Probolinggo mendapatkan pembekalan khusus dalam acara Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Bahaya Kebakaran yang digelar di Aula Da

Sosialisasi dan Edukasi Bahaya Kebakaran

Tingkatkan Kewaspadaan Sejak Dini, Satpol PP dan Damkar Kota Probolinggo Edukasi Siswa SMP Muhammadiyah 1 Cegah Bahaya Kebakaran

PROBOLINGGO – Upaya menanamkan kesiapsiagaan terhadap bencana kebakaran terus digalakkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Probolinggo. Kali ini, puluhan siswa-siswi dari SMP Muhammadiyah 1 Kota Probolinggo mendapatkan pembekalan khusus dalam acara Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Bahaya Kebakaran yang digelar di Aula Damkar Kota Probolinggo, Senin (13/7/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai tepat pukul 08.00 WIB ini bertujuan untuk memberikan pemahaman serta keterampilan dasar kepada generasi muda dalam mengenali potensi bahaya kebakaran, melakukan tindakan pencegahan, hingga penanganan awal saat terjadi situasi darurat.

Para siswa tampak antusias mengikuti jalannya materi yang disampaikan langsung oleh personel ahli dari Damkar Kota Probolinggo. Edukasi dikemas secara interaktif, memadukan penyampaian teori di dalam aula dan simulasi praktik lapangan.

"Edukasi sejak usia sekolah ini sangat krusial. Kami ingin para siswa tidak hanya tanggap, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di lingkungan rumah maupun sekolah untuk meminimalisir risiko kebakaran," ujar salah satu instruktur Damkar di sela-sela kegiatan.

Dalam sesi materi, para siswa diperkenalkan dengan berbagai pemicu kebakaran yang kerap terjadi di lingkungan sehari-hari, seperti korsleting listrik hingga kebocoran tabung gas. Selain itu, mereka juga diajarkan cara menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) serta teknik memadamkan api secara tradisional menggunakan kain atau karung goni basah.

Simulasi Penggunaan APAR dan Pemadaman Api

Setelah mendapatkan pembekalan teori, seluruh peserta diarahkan ke area luar aula untuk menyaksikan dan mempraktikkan langsung simulasi pemadaman api. Dengan didampingi petugas secara ketat, beberapa perwakilan siswa dan guru pendamping mencoba menjinakkan api yang berkobar pada tong simulasi.

Pihak sekolah SMP Muhammadiyah 1 Kota Probolinggo menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kesempatan edukasi ini. Kegiatan seperti ini dinilai sangat bermanfaat untuk membentuk mental yang tenang dan sigap pada siswa apabila menghadapi kondisi darurat.

Melalui sinergi edukasi ini, Satpol PP dan Damkar Kota Probolinggo berharap angka kejadian kebakaran akibat kelalaian dapat terus ditekan, sekaligus mewujudkan Kota Probolinggo yang lebih aman dan tangguh bencana.

LINK TERKAIT