
Lahan Kosong di Jalan Sunan Muria Terbakar, Petugas Damkar Kota Probolinggo Bergerak Cepat PROBOLINGGO – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Probolinggo bergerak cepat menjinakkan kobaran api yang membakar lahan kosong di kawasan Jalan Sunan Muria, Kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo pada Kamis (11/6/2026) siang.
penanganan kebakaran lahan
PROBOLINGGO – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Probolinggo bergerak cepat menjinakkan kobaran api yang membakar lahan kosong di kawasan Jalan Sunan Muria, Kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo pada Kamis (11/6/2026) siang.
Kebakaran yang terjadi di tengah cuaca terik dan angin kencang ini sempat membuat panik warga sekitar, lantaran lokasi lahan yang terbakar berada cukup dekat dengan permukiman penduduk.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, asap tebal mulai terlihat membubung tinggi dari area lahan kosong sekitar pukul 11.30 WIB. Menurut keterangan saksi mata, api dengan cepat menjalar akibat banyaknya tumpukan sampah kering dan ilalang di area tersebut.
"Awalnya asapnya kecil, tapi karena angin siang ini cukup kencang dan banyak rumput kering, api langsung membesar dan merembet cepat," ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.
Khawatir api akan merembet ke bangunan rumah, warga segera menghubungi call center darurat Damkar Kota Probolinggo.
Mendapat laporan tersebut, Tim Pemadam Kebakaran Kota Probolinggo langsung menerjunkan personel beserta armada mobil pemadam menuju lokasi. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas langsung melakukan lokalisir area agar api tidak semakin mendekati rumah warga.
Armada Dikerahkan: 2 Unit Mobil Pemadam Kebakaran.
Waktu Penanganan: Sekitar 45 menit hingga api benar-benar padam dan memasuki tahap pendinginan (cooling down).
Kendala di Lapangan: Angin yang berembus kencang sempat menyulitkan petugas karena arah lidah api yang berubah-ubah.
Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan, namun diduga kuat api dipicu oleh adanya pembakaran sampah yang ditinggalkan begitu saja, atau adanya puntung rokok yang dibuang sembarangan di area vegetasi kering. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil berupa bangunan dalam peristiwa ini.
Komandan Regu Damkar Kota Probolinggo mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih waspada, terutama saat memasuki musim kemarau di mana lahan kering sangat mudah tersulut api.
"Kami meminta warga untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan di lahan kosong, apalagi tanpa pengawasan. Cuaca sedang kering dan angin kencang, sedikit percikan api bisa berakibat fatal," tegasnya.