Tingkatkan Kewaspadaan, Pemkot Probolinggo Gelar Pelatihan Penanggulangan Kebakaran Bagi Seluruh ASN

Tingkatkan Kewaspadaan, Pemkot Probolinggo Gelar Pelatihan Penanggulangan Kebakaran Bagi Seluruh ASN PROBOLINGGO – Pemerintah Kota Probolinggo menggelar kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Pencegahan serta Penanggulangan Kebakaran yang ditujukan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemkot. Kegiatan yang diinisiasi oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Probolinggo ini berlangsung pada Selasa, 12 Mei 2026.

Sosialisasi dan pelatihan pencegahan dan penanggulangan kebakaran kepada OPD th 2026

Tingkatkan Kewaspadaan, Pemkot Probolinggo Gelar Pelatihan Penanggulangan Kebakaran Bagi Seluruh ASN

PROBOLINGGO – Pemerintah Kota Probolinggo menggelar kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Pencegahan serta Penanggulangan Kebakaran yang ditujukan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemkot. Kegiatan yang diinisiasi oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Probolinggo ini berlangsung pada Selasa, 12 Mei 2026.

Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesiapsiagaan, mitigasi risiko bencana, serta memastikan keselamatan kerja di seluruh instalasi dan kantor pemerintahan.


Respons Cepat dan Tepat Jadi Kunci

Acara yang dibuka langsung oleh jajaran manajemen daerah ini menekankan bahwa ASN tidak hanya berfungsi sebagai pelayan publik, tetapi juga harus menjadi pelopor keselamatan di lingkungan kerja maupun tempat tinggal masing-masing.

"Kebakaran adalah ancaman nyata yang bisa terjadi kapan saja. Melalui pelatihan ini, kami ingin seluruh ASN Kota Probolinggo memiliki kesadaran tinggi (sense of crisis) dan keterampilan dasar untuk melakukan tindakan pertolongan pertama saat terjadi percikan api, sebelum tim Damkar tiba di lokasi," ujar perwakilan Pemkot Probolinggo dalam sambutannya.


Teori dan Praktik Lapangan

Pelatihan ini dibagi menjadi dua sesi utama untuk memastikan materi tersampaikan secara komprehensif:

  • Sesi Teori: Pemaparan mengenai anatomi api, faktor-faktor pemicu kebakaran (terutama korsleting listrik yang kerap terjadi di area perkantoran), serta prosedur evakuasi gedung yang aman.

  • Sesi Praktik Lapangan: Seluruh peserta diajak langsung untuk mensimulasikan pemadaman api.

Dalam sesi praktik, para ASN dilatih menggunakan dua metode utama:

  1. Metode Tradisional: Menggunakan kain atau karung goni basah untuk memadamkan api kecil.

  2. Metode Modern: Tata cara pengoperasian Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang benar sesuai dengan prosedur keselamatan.


Materi PelatihanTarget Kemampuan Peserta
Identifikasi RisikoMampu memetakan potensi bahaya listrik dan gas di ruang kerja.
Penggunaan APARMahir menggunakan APAR dengan teknik PASS (Pull, Aim, Squeeze, Sweep).
Manajemen
Mampu memimpin evakuasi mandiri dan mengarahkan staf/masyarakat ke titik kumpul (assembly point).

LINK TERKAIT