Siswa SMA Assulthoniyah Probolinggo Dibekali Simulasi Pemadaman Kebakaran oleh Damkar Kota Probolinggo

Siswa SMA Assulthoniyah Probolinggo Dibekali Simulasi Pemadaman Kebakaran oleh Damkar Kota PROBOLINGGO – Guna meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap ancaman kebakaran di lingkungan pendidikan, Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Probolinggo menggelar pelatihan pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran di SMA Assulthoniyah Kota Probolinggo, Rabu (29/04/2026).

Pelatihan pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran

Siswa SMA Assulthoniyah Probolinggo Dibekali Simulasi Pemadaman Kebakaran oleh Damkar Kota

PROBOLINGGO – Guna meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap ancaman kebakaran di lingkungan pendidikan, Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Probolinggo menggelar pelatihan pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran di SMA Assulthoniyah Kota Probolinggo, Rabu (29/04/2026).

Kegiatan yang diikuti oleh ratusan siswa, guru, serta staf sekolah ini bertujuan untuk memberikan edukasi praktis mengenai cara penanganan dini saat api muncul, sekaligus mengenalkan prosedur evakuasi yang benar.

Edukasi Teori dan Praktik Lapangan

Pelatihan dimulai dengan sesi materi di dalam ruangan yang mencakup pengenalan jenis-jenis api dan unsur pembentuknya (Segitiga Api). Petugas Damkar menekankan pentingnya tidak panik saat melihat percikan api.

Memasuki sesi praktik di lapangan sekolah, para peserta diajarkan dua metode utama pemadaman:

  1. Metode Tradisional: Menggunakan sarana alat pemadam sederhana seperti karung goni yang dibasahi air untuk menutup suplai oksigen pada api.

  2. Metode Modern: Penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Siswa dan guru diberi kesempatan langsung untuk mempraktikkan teknik PASS (Pull, Aim, Squeeze, Sweep).

Membangun Budaya Aman di Sekolah

Kepala SMA Assulthoniyah menyampaikan apresiasinya terhadap respons cepat dan bimbingan dari tim Damkar.

"Kami ingin memastikan seluruh warga sekolah memiliki skill dasar untuk melindungi diri dan aset sekolah. Kebakaran adalah risiko yang bisa terjadi kapan saja, dan pencegahan adalah kunci utama," ujarnya di sela-sela kegiatan.

Sementara itu, perwakilan dari Damkar Kota Probolinggo berharap pelatihan ini dapat menciptakan "Relawan Kebakaran" di tingkat sekolah yang mampu melakukan tindakan awal sebelum petugas tiba di lokasi.

Poin Penting Pelatihan:

  • Identifikasi Kebocoran Gas: Simulasi penanganan kebocoran tabung LPG yang sering menjadi pemicu kebakaran domestik.

  • Cara Penggunaan APAR: Memastikan peserta paham cara mengecek tekanan dan menyemprotkan isi APAR dengan efektif.

  • Prosedur Evakuasi: Menentukan titik kumpul (assembly point) yang aman saat terjadi keadaan darurat.


LINK TERKAIT