
Sasar Depan TK YWKA, Satpol PP Kota Probolinggo Tertibkan PKL yang Bandel di Bahu Jalan PROBOLINGGO – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Probolinggo kembali menggelar operasi penertiban terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) yang nekat berjualan di area terlarang, Rabu (29/4). Kali ini, petugas memfokuskan penyisiran di sepanjang bahu jalan depan TK YWKA serta sejumlah trotoar protokol di pusat kota. Langkah tegas ini diambil menyusul banyaknya keluhan masyarakat dan wali murid terkait p
menghalau PKL
PROBOLINGGO – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Probolinggo kembali menggelar operasi penertiban terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) yang nekat berjualan di area terlarang, Rabu (29/4). Kali ini, petugas memfokuskan penyisiran di sepanjang bahu jalan depan TK YWKA serta sejumlah trotoar protokol di pusat kota.
Langkah tegas ini diambil menyusul banyaknya keluhan masyarakat dan wali murid terkait penyempitan akses jalan yang memicu kemacetan, terutama pada jam jemput sekolah.
Dalam aksi tersebut, petugas mengedepankan pendekatan persuasif. Para pedagang yang kedapatan menggelar lapak di atas trotoar dan bahu jalan diminta untuk segera berkemas dan memindahkan dagangannya ke lokasi yang telah ditentukan.
"Kami tidak melarang warga mencari rejeki, namun ada aturan yang harus ditaati. Trotoar adalah hak pejalan kaki, dan bahu jalan bukan tempat untuk berjualan secara permanen karena mengganggu arus lalu lintas," ujar salah satu personil di lapangan.
Lokasi Prioritas: Depan TK YWKA dan trotoar jalan-jalan protokol kota.
Pelanggaran: Penggunaan fasilitas umum (trotoar) dan badan jalan yang melanggar Perda Ketertiban Umum.
Tindakan: Pendataan identitas pedagang dan teguran lisan serta tertulis.
Tujuan: Mengembalikan fungsi trotoar bagi pejalan kaki dan memperlancar arus kendaraan di zona sekolah.
Penertiban di depan TK YWKA mendapat apresiasi dari para pengguna jalan. Salah satu wali murid mengaku merasa lebih aman saat menjemput anaknya karena kondisi jalan yang menjadi lebih lapang.
"Kalau banyak gerobak di bahu jalan, mobil sering macet dan anak-anak sekolah susah lewat kalau mau menyeberang. Dengan begini jadi lebih rapi," ungkapnya.
Pihak Satpol PP menegaskan akan terus melakukan patroli rutin secara berkala. Jika ke depannya ditemukan pedagang yang tetap membandel setelah diberi teguran, petugas tidak segan untuk melakukan tindakan yang lebih tegas sesuai prosedur yang berlaku.