Edukasi Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran sejak dini

PROBOLINGGO – Puluhan siswa-siswi MI Tarbiatul Ula tampak antusias memadati Aula Kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Probolinggo pada Rabu, 29 April 2026. Kehadiran mereka bertujuan untuk mengikuti kegiatan Edukasi Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran sejak dini.

Kunjungan Sekolah MI Tarbiatul ula

PROBOLINGGO – Puluhan siswa-siswi MI Tarbiatul Ula tampak antusias memadati Aula Kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Probolinggo pada Rabu, 29 April 2026. Kehadiran mereka bertujuan untuk mengikuti kegiatan Edukasi Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran sejak dini.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program luar sekolah (outing class) yang dirancang untuk mengenalkan profesi petugas pemadam kebakaran sekaligus memberikan bekal keselamatan kepada para siswa.


Momen Keseruan di Aula Damkar

Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB ini dibuka dengan sesi materi di dalam aula. Para petugas Damkar dengan gaya yang komunikatif menjelaskan berbagai hal penting, antara lain:

  • Pengenalan Alat: Siswa diperkenalkan dengan berbagai perlengkapan keselamatan, mulai dari baju tahan panas hingga peralatan pemotong besi.

  • Penyebab Kebakaran: Penjelasan sederhana mengenai bahaya bermain korek api dan penggunaan stopkontak listrik yang berlebihan.

  • Simulasi Penyelamatan: Cara bersikap tenang saat melihat api dan bagaimana cara menghubungi nomor darurat.

Praktik Lapangan: "Pantang Pulang Sebelum Padam"

Puncak keseruan terjadi saat para siswa diajak keluar aula untuk melihat langsung unit mobil pemadam. Tidak hanya melihat, siswa juga berkesempatan:

  1. Mencoba Nozzle: Merasakan sensasi memegang selang air bertekanan tinggi didampingi petugas.

  2. Mengenal Armada: Masuk ke dalam kabin truk damkar untuk melihat peralatan operasional.

  3. Mandiri Sejak Dini: Praktik memadamkan api kecil menggunakan handuk basah (metode tradisional).


Pernyataan Pihak Sekolah & Damkar

Salah satu guru pendamping dari MI Tarbiatul Ula menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat efektif untuk menghilangkan rasa takut anak terhadap api, namun tetap menanamkan sikap waspada.

"Kami ingin anak-anak tidak hanya tahu teori di buku, tapi melihat langsung bagaimana pahlawan pemadam kebakaran bekerja. Ini edukasi yang sangat berharga bagi keselamatan mereka di rumah maupun di sekolah," ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Damkar Kota Probolinggo berharap edukasi ini dapat menekan angka kecelakaan akibat kebakaran yang dipicu oleh kelalaian kecil. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan simulasi penyemprotan air yang disambut sorak sorai riang para siswa.

LINK TERKAIT