school and education

Hubungi Kami

Telp  (0335) 420266 (Sekertariat)
Telp (0335)  421113  (Pemadam Kebakaran)

Satpol PP Polisi Pamong Praja, Penegak Perda Tabah jiwa satria, Tak kenal lelah Hymne

Kerap Resahkan Masyarakat, 24 Anak Jalanan di Kota Probolinggo Ditertibkan dalam Waktu Tiga Bulan

Kerap Resahkan Masyarakat, 24 Anak Jalanan di Kota Probolinggo Ditertibkan dalam Waktu Tiga Bulan

Terhitung puluhan anak jalanan (anjal) telah ditertibkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Probolinggo sedari tiga bulan terakhir. Mereka ditertibkan di sejumlah titik saat sedang mengamen.

Kabid Trantibhum Satpol PP Kota Probolinggo, Eko Candra mengatakan penertiban dilakukan sebagai langkah penegakan Perda Provinsi Jawa Timur nomor 2 tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Pelindungan Masyarakat.


Terhitung sejak Agustus hingga Oktober, setidaknya 24 anjal telah ditertibkan. Mereka kebanyakan warga Kota Probolinggo.


Tak jarang Satpol PP juga mendapat anjal yang datang dari luar daerah, seperti Tuban dan Jombang.


Usai kami tertibkan, bersama Dinas Sosial para anjal tersebut diberikan pembinaan. Nantinya, mereka akan diberdayakan pula oleh salah satu yayasan di Probolinggo agar dapat mencari sumber penghasilan lain," katanya kepada Tribun Jatim Network, Senin (8/11/2021).


Keberadaan anjal sendiri dikeluhkan sejumlah masyarakat karena dinilai mengganggu kenyamanan maupun pengguna jalan.


Bahkan, ada satu kasus meminta uang secara paksa yang dilakukan oleh seorang anjal. Tak jarang, mereka pesta minuman keras hingga ngelem.


"Bila perbuatannya mengarah ke kriminalitas, kami akan serahkan kepada pihak kepolisian," paparnya.


Eko mengungkapkan, pihaknya rutin melakukan patroli penertiban anjal. 

Para personel diterjunkan untuk berjaga di titik mangkal para anjal maupun pengemis.

Biasanya, para anjal kerap ditemui di beberapa titik di ruas Jalan Soekarno-Hatta hingga Jalan Raya Panglima Sudirman.

"Mereka mangkal pada pukul 12.00 WIB-18.00 WIB. Pada jam tersebut kami siagakan personel. Bagi masyarakat yang menjumpai anjal yang meresahkan, contohnya meminta uang dengan memaksa, bisa menghubungi call center 112. Kami akan segera menindak lanjutinya," pungkasnya.








Maraknya gelandangan dan pengemis (Gepeng) di sejumlah titik keramaian, membuat Satpol PP Kota Probolinggo menggelar sejumlah operasi penertiban. Anak jalanan dan Gepeng yang tertangkap akan mendapatkan pembinaan dan mendapat sanksi yang lebih bila tertangkap lagi.  Kepala Satpol PP Kota Probolinggo,Aman Suryaman menegaskan akan melaksanakan operasi penertiban Gepeng dan anak jalanan. Adanya ketrbatasan basecamp milik Dinsos membuat Satpol PP melakukan pembinaan dengan penandatanganan pernyataan. “Jadi bisa jadi selang dua tiga hari mereka juga kembali ke tempat-tempat yang biasa mereka mangkal,” terangnya. Jumat (5/11).  Menyangkut peningkatan jumlah Gepeng dan anak jalanan, Aman memantau belum ada penambahan signifikan. Gepeng yang ditertibkan mayoritas oknum-oknum lama yang nekat mangkal.  “Beberapa kali operasi, orang-orangnya ya masih itu-itu saja. Belum ada penambahan signifikan, mudah-mudahan tidak ada,” tegasnya.  Menilik tahun-tahun sebelumnya, Aman suryaman menyebutkan, titik-titik yang kerap dijadikan tempat mangkal Gepeng meliputi wilayah Simpang Tiga dilampu merah Gatot Subroro juga perempatan Brak “Biasanya seperti anjal itu di setiap perempatan ada beberapa orang di masing-masing perempatan,” sebutnya.  “Walaupun itu tidak menjadi jumlah yang banyak, tetapi kan itu menjadi satu aktivitas yang memang mengganggu ketertiban. Sehingga operasi rutin untuk anak jalanan dan gepeng ini akan kami respon cepat,” tandasnya.  Tidak jeranya sejumlah Gepeng pasca tertangkap membuat Satpol PP melakukan penindakan lebih tegas. Setelah didata dan dibina, Gepeng yang tertangkap mengisi surat pernyataan tidak akan mengulangi aktivitas kembali.  “Apabila tertangkap kembali tidak menutup kemungkinan akan ada pengamanan KTP dan lain sebagainya,” tuturnya.  Hasil pendataan selama operasi disebutkan,Aman Suryaman mayoritas Gepeng justru berasal dari luar wilayah Kota Probolinggo,” imbuhnya.

Satpol PP Kota Probolinggo Antisipasi Peningkatan Gepeng dan Anjal

Maraknya gelandangan dan pengemis (Gepeng) di sejumlah titik keramaian, membuat Satpol PP Kota Probolinggo menggelar sejumlah operasi penertiban. Anak jalanan dan Gepeng yang tertangkap akan mendapatkan pembinaan dan mendapat sanksi yang lebih bila tertangkap lagi.

Kepala Satpol PP Kota Probolinggo,Aman Suryaman menegaskan akan melaksanakan operasi penertiban Gepeng dan anak jalanan. Adanya ketrbatasan basecamp milik Dinsos membuat Satpol PP melakukan pembinaan dengan penandatanganan pernyataan. “Jadi bisa jadi selang dua tiga hari mereka juga kembali ke tempat-tempat yang biasa mereka mangkal,” terangnya. Jumat (5/11).

Menyangkut peningkatan jumlah Gepeng dan anak jalanan, Aman memantau belum ada penambahan signifikan. Gepeng yang ditertibkan mayoritas oknum-oknum lama yang nekat mangkal.

“Beberapa kali operasi, orang-orangnya ya masih itu-itu saja. Belum ada penambahan signifikan, mudah-mudahan tidak ada,” tegasnya.

Menilik tahun-tahun sebelumnya, Aman suryaman menyebutkan, titik-titik yang kerap dijadikan tempat mangkal Gepeng meliputi wilayah Simpang Tiga dilampu merah Gatot Subroro juga perempatan Brak “Biasanya seperti anjal itu di setiap perempatan ada beberapa orang di masing-masing perempatan,” sebutnya.

“Walaupun itu tidak menjadi jumlah yang banyak, tetapi kan itu menjadi satu aktivitas yang memang mengganggu ketertiban. Sehingga operasi rutin untuk anak jalanan dan gepeng ini akan kami respon cepat,” tandasnya.

Tidak jeranya sejumlah Gepeng pasca tertangkap membuat Satpol PP melakukan penindakan lebih tegas. Setelah didata dan dibina, Gepeng yang tertangkap mengisi surat pernyataan tidak akan mengulangi aktivitas kembali.

“Apabila tertangkap kembali tidak menutup kemungkinan akan ada pengamanan KTP dan lain sebagainya,” tuturnya.

Hasil pendataan selama operasi disebutkan,Aman Suryaman mayoritas Gepeng justru berasal dari luar wilayah Kota Probolinggo,” imbuhnya.

Satpol PP Amankan ODGJ Ngamuk Bawa Sajam

Satpol PP Amankan ODGJ Ngamuk Bawa Sajam

Petugas Satpol PP Kota Probolinggo mengamankan seorang ODGJ yang ngamuk membawa senjata tajam (sajam). ODGJ tersebut ditemukan mengamuk sambil membawa sajam,Setelah berhasil diamankan,oleh petugas Satol PP kemudian dibawa menggunakan kendaraan patroli wilayah Satpol PP untuk menjalani pengobatan. Selasa (12/10).

Petugas mengaku dihubungi oleh warga.bahwa ada orang ngamuk bawa sajam.

Kasatpol PP dan Damkar Kota Probolinggo,Aman Suryaman mengatakan begitu mendapat laporan dari masyarakat pihaknya langsung menugaskan anggotanya turun ke TKP untuk menangkap pelaku.

“ODGJ tersebut mengamuk membawa sajam berkeliaran dan akan membahayakan warga,”terangnya.

Kobaran Api Di Lahan Kosong Gegerkan Warga Kota Probolinggo

Kobaran Api Di Lahan Kosong Gegerkan Warga Kota Probolinggo

Di jalan Letjen Suprapto, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Jawa Timur, terjadi kebakaran di sekitar rumah padat penduduk, Api yang cukup besar itu melahap sebuah lahan kosong yang diduga sebagai tempat pembuangan sampah oleh warga setempat, Kamis (7/10/2021).

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 10.30 Wib, Sebab kejadian tersebut tampak mobil pemadam kebakaran milik Kota probolinggo bersamaan petugas Satpol-PP kota Probolinggo dengan peralatan lengkap langsung sigap memadamkan api kebakaran di lahan kosong tersebut, api dapat dipadamkan sekitar pukul 11.00 Wib.

Menurut informasi dilapangan, salah satu penyebab kejadian itu diduga disebabkan tumpukan sampah yang terbakar dari puntung rokok yang dibuang ketempat itu. Dan dalam kejadian itu tidak menelan satupun korban jiwa.

Menurut Aripen (40), warga setempat dirinya mengetahui terjadinya kebakaran setelah banyak warga berdatangan bersamaan dengan petugas pemadam kebakaran.

“Saya tahunya setelah banyak warga berdatangan bersamaan petugas damkar,” ujarnya.

Secara terpisah Yohanes, membenarkan adanya peristiwa kebakaran di lahan kosong itu, karena keberadaan Yohanes dekat dengan lokasi kebakaran tersebut, sehingga ia pun keluar rumah untuk mengecek peristiwa kebakaran itu.

“Ya, betul saat dengar warga ramai, saya langsung serentak keluar,” singkatnya.

Damkar Kota Probolinggo Berhasil Evakuasi Kucing Terjepit Tembok

Damkar Kota Probolinggo Berhasil Evakuasi Kucing Terjepit Tembok

Tim Damkar Kota Probolinggo berhasil selamatkan seekor kucing yang terjepit tembok milik Eni (45)  warga  Jalan Slamet Riyadi, Gang Pendawa, kel/kec Kanigaran. Petugas terpaksa membobol salah satu tembok karena kucing jenis Anggora ini  kondisinya lemas akibat tejepit tembok dan tidak bisa keluar. Berkat kesigapan petugas, selang beberapa menit kemudian kucing  berwana abu-abu ini akhirnya berhasil diselamatkan.

Kasat Pol PP dan Damkar Kota Probolinggo, Aman Suryaman mengatakan,  berawal dari laporan pemilik kucing ke kantornya, kemudian anggotanya langsung menuju TKP.

“Berawal laporan korban ada kucing terjepit tembok, kemudian anggota meluncur ke lokasi untuk menyelamatkan,” kata Aman kepada Kabarpas.com. Kamis, (7/10/2021).

Kucing yang tidak bisa  bergerak karena terjepit tembok, terpaksa membuat anggotanya harus membobol tembok, agar kucing berhasil dievakuasi dengan selamat.

“Setelah mendapat persetujuan dari pemilik, anggota kami membobol tembok, dan kucing tersebut berhasil diselamatkan,” tambahnya.

Sementara itu pemilik kucing bernama  Eni menceritakan,  kucing ini adalah kucing kesayangan, lucu dan pintar, saat mengetahui kucing miliknya terjepit tembok, ia bingung dan tersadar kemudian menelpon Damkar.

“Berusaha saya tolong sendiri, namun tidak bisa, akhirnya saya menelpon unit damkar,“ ujar Eni.

Eni merasa bersyukur  berkat bantuan petugas, kucing kesayanganya berhasl dievakuasi dengan selamat. “Terima kasih pak Damkar,“ pungkasnya.

rencana aksi 2021INDIKATORBANER.jpgrencana startegis 2021LKJIP 2020renja 2021perjanjian kerja 2021 data pegawai 2021 SKM 2021

Talk to Us - Offcanvas

Hubungi Kami

Telp  (0335) 420266 (sekertariat)
Telp (0335)  421113  (Pemadam Kebakaran)