school and education

Hubungi Kami

Telp  (0335) 420266 (Sekertariat)
Telp (0335)  421113  (Pemadam Kebakaran)

Satpol PP Polisi Pamong Praja, Penegak Perda Tabah jiwa satria, Tak kenal lelah Hymne

Satpol PP Probolinggo Segel Arena Billiard Tak Berizin

Satpol PP Kota Probolinggo segel bangunan arena tempat bermain billiard lantaran tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Sebelumnya, Satpol PP sempat memperingatkan namun masih tetap beroperasi.

Penyegelan bangunan billiard pada Jumat, 27 November 2020 itu, berada di Jalan Hayam Wuruk, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan. Sekitar pukul 12.30, Satpol PP kota Probolinggo mendatangi Wijaya Pool & Cafe, tempat billiard tersebut.

Giat ini sebagai bentuk upaya penegakan Perda di Kota Probolinggo. Sebab, tempat billiard ini ijin IMB nya sampai saat ini belum ada, padahal sudah kita peringatkan tapi tetap beroperasi,”kata Kasat Pol PP Kota Probolinggo Agus Effendi pada NusaDaily.com.

Ia menyebut , upaya persuasif sudah dilakukan, bahkan sampai tiga kali. Hanya saja, pihak pengelola masih saja membuka fasilitas bermain billiard itu.

ika nantinya IMB itu sudah keluar, tentunya penyegelan ini kami buka. Setelah itu, kami persilahkan untuk tempat ini beroperasi kembali,”tambah Agus.

Pihaknya pun, meminta pada pengelola untuk segera menyelesaikan proses perizinan. Selama izin IMB belum ada, pihaknya akan tetap mengawasi.

 

Sementara itu, Manajer Wijaya Pool & Cafe, Sulistiyono, yang berada di lokasi menyebut kalau proses perizinan IMB terus dilakukan. Pihaknya menyadari, jika izin itu memang belum turun.

Kami menyadari IMB nya belum turun, ya mau bagaimana lagi. Tapi kita lakukan terus agar IMB itu cepat keluar,”ucap Sulis.

Lanjutnya, perizinan itu memang belum keluar karena ada beberapa kendala. Ada beberapa yang harus dilengkapi dan belum selesai.

Termasuk soal warga, kami juga harus mengumpulkan warga di setiap RT. Namun kami akan terus lakukan supaya ini bisa benar-benar selesai

Rumah Baru Di Kota Probolinggo Ludes Terbakar

Rumah Baru Di Kota Probolinggo Ludes Terbakar

Probolinggo – Rumah baru di Jalan Supriyadi, Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, milik pasutri Ahmad Faisal dan Vera terbakar, beruntung pemilik rumah bisa selamat dari kobaran api. Selasa (24/11/2020).
Api diduga dari konsleting listrik, dan banyaknya barang mudah terbakar, membuat api membakar hampir 50 persen bangunan rumah yang baru di bangun, kejadian kebakaran terjadi pukul 17:30 WIB.
Beruntung 2 kendaraan Damkar dari Pemerintah Kota Probolinggo, segera datang untuk memadamkam api, petugas PMK (Pemadam Kebakaran) berjibaku untuk memadamkan api, dan api baru bisa dipadamkan oleh petugas Damkar butuh waktu 1 jam
Petugas Damkar dan warga juga membantu mengeluarkan barang dan harta benda milik korban dari dalam rumah.
Menurut Abdullah, Kepala Pemadam Kebakaran Kota Probolinggo, diduga api dari arus pendek listrik, 2 tim Damkar dan 2 mobil Damkar kita kerahkan untuk memadamkan api, yang terbakar 3 kamar beserta isinya, dan dapur, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini.
“2 tim dan 2 mobil Damkar kita kerahkan dalam kebakaran rumah baru ini, butuh sekitar 1 jam petugas Damkar memadamkan api, yang terbakar 3 kamar dan isi di dalamnya dan dapur, dugaan sementara api dari arus pendek listrik, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini” ujar Abdullah saat dihubungi.
Meski tidak ada korban jiwa, kerugian korban ditaksir mencapai 200 juta, dan jalan Supriyadi mengalami kemacetan, dan petugas langsung melakukan penutupan jalan Supriyadi.

 
Pol PP Kota Probolinggo Razia Warung Remang-remang, 3 Pemandu Lagu Diamankan

 

Pol PP Kota Probolinggo Razia Warung Remang-remang, 3 Pemandu Lagu Diamankan

Tiga pemandu lagu terjaring razia Satpol PP Kota Probolinggo pada Selasa (10/11/2020) malam. Selain itu, petugas juga menyita 19 botol bir di warung remang-remang.

Razia dilakukan di Jalan Prof. Hamka Kelurahan Triwung Kidul, Kecamatan Kademangan sekitar pukul 23.30 WIB. Saat razia, sejumlah pria kabur tunggang langgang. Sementara ada 3 perempuan yang sedang bernyanyi tak berkutik.

“Kami mendapat laporan warga. Ternyata laporan warga benar. Kami mengamankan tiga pemandu lagu, tanpa membawa kartu identitas,” terang Kasi Kemanan dan Ketertiban pada Dinas Satpol PP, Hendra Kusuma.

Petugas juga sempat adu mulut dengan salah satu pemilik warung. Sebab di bawah kolong tempat tidurnya terdapat 19 botol bir. Pemilik warung berkilah barang tersebut titipan, sehingga enggan menyerahkan kepada petugas.

Namun, akhirnya pemilik warung itu menyerahkan miras setelah mendapatkan pengertian dari petugas. “Kami bawa dulu. Nanti diambil di kantor,” kata Hendra.

Tiga perempuan kemudian digelandang ke Mako Satpol PP bersama 19 botol bir tersebut. Perempuan yang terjaring operasi, dipanggil orang tuanya. Mereka juga diharuskan menandatangani surat pernyataan tidak mengulangi lagi perbuatannya.

“Kami akan memanggil pemilik warung untuk didata. Karena mereka tidak menjalankan protokol kesehatan. Tamunya bergerombol dan tidak memakai masker. Juga tidak menyediakan tempat cuci tangan,” tegas Hendra.

rencana aksi 2021INDIKATORBANER.jpgrencana startegis 2021LKJIP 2020renja 2021perjanjian kerja 2021 data pegawai 2021 SKM 2021

Talk to Us - Offcanvas

Hubungi Kami

Telp  (0335) 420266 (sekertariat)
Telp (0335)  421113  (Pemadam Kebakaran)