school and education

Hubungi Kami

Telp  (0335) 420266 (Sekertariat)
Telp (0335)  421113  (Pemadam Kebakaran)

Satpol PP Polisi Pamong Praja, Penegak Perda Tabah jiwa satria, Tak kenal lelah Hymne

Anak Jalanan Ini Nangis Saat Diamankan, Satpol PP Duga Minum Pil Koplo

Anak Jalanan Ini Nangis Saat Diamankan, Satpol PP Duga Minum Pil Koplo

Anak-anak jalanan di Kota Probolinggo mengamuk dan mengancam pedagang Pasar Gotong Royong. Salah satu dari mereka diamankan.

Satpol PP Kota Probolinggo bergerak cepat setelah ada laporan dari pedagang. Namun sayang, kedatangan petugas diketahui anak-anak jalanan dan anak punk yang bikin onar tersebut.

Sehingga petugas hanya bisa mengamankan seorang anak jalanan yang merupakan remaja perempuan. Namun saat diamankan hingga dibawa ke kantor Satpol PP, anak jalanan itu terus menangis. Remaja perempuan ini bernama Nadia, warga Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo.

"Ada laporan dari masyarakat melalui call center 112, ada anak jalanan ngamuk dan mengancam pedagang Pasar Gotong Royong. Kita bersama anggota Satpol PP lainnya, langsung bergerak cepat dan berhasil mengamankan anak jalanan," ujar petugas Tindak Internal Satpol PP Kota Probolinggo, Sanusi, Senin (21/6/2021).

"Saat dibawa menangis, sepertinya tidak sadar karena pengaruh pil koplo," imbuhnya.

Menurut Sanusi, pihaknya akan sering melakukan razia anak jalanan dan anak punk yang meresahkan masyarakat. Anak jalanan yang diamankan dibawa ke shelter Dinas Sosial Pemerintah Kota Probolinggo. Ia akan diberi pembinaan.

"Di pasar-pasar dan di jalanan. Karena keberadaan anak jalanan dan anak punk sudah semakin banyak, dan banyak tinggal di pasar-pasar ini. Sudah meresahkan warga," tambah Sanusi.

Razia Gabungan Cegah Covid, Pelanggar Prokes Langsung Diswab di Tempat

Razia Gabungan Cegah Covid, Pelanggar Prokes Langsung Diswab di Tempat

Operasi skala besar patroli protokol kesehatan (prokes) di wilayah Kota Probolinggo terus digencarkan oleh petugas gabungan. Hal ini sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid 19.

Seperti yang dilaksanakan pada Sabtu (19/6) malam. Patroli itu diikuti TNI, Polri dan unsur pemerintah seperti Satpol PP, Damkar, Dishub, Dinkes dan BPBD.

“Seperti agenda sebelumnya, operasi skala besar ini sasarannya untuk penertiban prokes pada kafe dan rumah makan. Serta, pembubaran kerumunan. Kemudian penertiban pelanggar ketentraman, ketertiban umum,” tutur Kepala Satpol PP Kota Probolinggo Aman Suryaman.

Operasi yang dilaksanakan mulai pukul 19.00 itu menyusuri Jalan Dr Saleh, Jalan Panglima Sudirman, Jalan Suroyo, seputar Alun-alun, Jalan Gatot Subroto, Jalan Pahlawan, Jalan Cokroaminoto dan Bunderan Gladak Serang.

Saat di Jalan Dr Saleh, di sebuah kafe, petugas menemukan dua orang pelanggar prokes kemudian dilakukan swab di lokasi. Kemudian ada empat pelanggar prokes di sekitar pujasera Glaser yang juga di-swab.

“Enam orang langsung kami swab antigen dengan hasil negatif. Karena hasilnya negatif, petugas memberikan pembinaan dan edukasi mengenai prokes. Ya harapannya supaya masyarakat lebih aware bahwa Covid 19 ini masih ada. Bahkan, di Kota Probolinggo kasus pasien aktif Covid 19 terus meningkat dua hari terakhir,” ujar Aman.

Selain edukasi dan sosialisasi, lanjut Aman, pihaknya bersama petugas gabungan juga membagikan masker kepada masyarakat. Usai patroli, beberapa jam kemudian Satpol PP mendapatkan laporan dari masyarakat, di DAM RT 6 RW 3 (Bendungan Wiroborang) banyak anak muda bergerombol minum-minuman keras dan meresahkan masyarakat.

“Bersama jajaran samping, kami melakukan patroli di lokasi tersebut dan memang ada segerombolan anak muda yang kami bubarkan. Ada satu orang warga dari luar kota yang dibawa ke polsek karena kendaraannya tidak sesuai spefisikasi dan tidak dapat menunjukkan surat-surat kendaraan,” beber mantan Kepala Diskominfo ini.

Berdasarkan data yang dirilis Dinkes P2KB Kota Probolinggo, kenaikan kasus aktif COVID 19 dimulai sejak 14 Juni lalu. Hampir setiap hari ada 2 orang terkonfirmasi virus ini. Puncaknya, pada 18 Juni lalu peningkatan tajam terjadi. Sebanyak 14 orang terpapar COVID 19, kemudian 19 Juni bertambah 8 orang.

Minggu ini (20/6) tidak terjadi penambahan kasus aktif. Kini total kasus konfirmasi di Kota Probolinggo mencapai 2.214 orang, 2.019 sembuh dan 158 meninggal dunia.

Dalam seruannya, Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin mengingatkan masyarakat untuk disiplin dan taat prokes.  “Jumlah kasus COVID 19 di Kota Probolinggo kembali bertambah. Masyarakat kembali saya ingatkan untuk disiplin protokol kesehatan. Virus semakin cepat bermutasi dan menyebar. Dan, tolong jujur dengan kondisi kesehatan untuk melindungi orang lain di sekitar kita,” tegas Habib Hadi, yang berharap masyarakat yang belum mendapat vaksin bisa segera ke puskesmas. 

Satpol PP Ciduk ODGJ yang Ngamuk Pukuli Bibi

Satpol PP Ciduk ODGJ yang Ngamuk Pukuli Bibi

Petugas Satpol PP Kota Probolinggo mengamankan ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa), Senin (14/6) siang. ODGJ pria bernama Memet tersebut diamankan lantaran memukul bibinya, Erna.

Peristiwa tersebut berlangsung di Jalan Priksaan, Kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran. Tidak jelas apa yang membuat ODGJ asal Kelurahhan Jrebeng Lor, Kecamatan Kedopok itu mengamuk kepada bibinya.

Warga sekitar melihat tiba-tiba saja Memet memukuli bibinya bertubi-tubi hingga jatuh pingsan. Aksi main pukul itu baru terhenti setelah warga sekitar berhasil menyergap Memet.  Selanjutnya, Memet diamankan ke markas Satpol PP di Jalan Raya Panglima Sudirman, dengan tangan diikat ke belakang.

“Tadi waktu kita tiba di lokasi, tangannya sudah terikat. Warga yang mengikat. Kita dilapori warga kalau ada orang ngamuk,” ujar salah seorang petugas Satpol PP.

Sudiono, ketua RT 3 – RW 2 Kebonsari Wetan mengaku saat dirinya tiba di lokasi kejadian, Memet sudah diamankan warga. Menurut Sudiono, Memet biasanya meludahi orang yang berusaha mendekat. “Dia sering ngamuk. Biasanya bawa senjata tajam. Tadi tidak bawa sajam,” ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Aman Suryaman membenarkan pihaknya telah mengamankan seorang pria ODGJ. Memet diamankan karena mengamuk dan melakukan kekerasan terhadap warga. “Ya, dia melakukan kekerasan terhadap warga. Kita dilapori warga, terus meluncur ke TKP. Ternyata laporannya benar,” katanya.

Setelah didata, selanjutnya yang bersangkutan akan dibawa ke shelter milik Dinas Sosial di Jalan Mastrip. Nantinya di Shelter itu Memet akan mendapat pemeriksaan kesehatan dan pembinaan. “Kami (Satpol PP, red) hanya punya tugas mengamankan. Kalau di shelter kan ditangani orang yang ahli,” kata Aman.

Aman menambahkan, pihaknya baru kali ini mengamankan Memet. “Baru pertama kali kami mengamankan Memet. Kalau Dinsos atau OPD lain sudah pernah, kami tidak tahu. Tadi di lokasi kejadian ada keluarga Memet dan istrinya,” ujar Aman.

Satpol PP Probolinggo Perketat Pengawasan Prokes di Pasar Tugu

Satpol PP Probolinggo Perketat Pengawasan Prokes di Pasar Tugu

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Probolinggo mengoptimalkan pengawasan kepatuhan protokol kesehatan di kawasan Pasar Tugu (Sabtu – Minggu) Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo. Kepala Satpol PP Kota Probolinggo, Aman Suryaman mengatakan puluhan personel bersiaga dibeberapa titik.

“Kami antisipasi potensi penyebaran Covid-19 dari adanya banyaknya pengunjung di lokasi. Fokus pengawasan kepada penerapan ketentuan prokes dan pengendalian ketertiban umum,” katanya, Senin (14/06).

Aman juga menjelaskan pengawasan oleh personel Satpol PP di lapangan bersama personel dari TNI-Polri. Secara teknis, personel meminimalisasi dan menertibkan segala bentuk pelanggaran prokes dan ketertiban umum.


Personel Satpol PP juga memberikan imbauan melalui pengeras suara untuk mengingatkan prokes kepada para pengunjung untuk tertib dengan menjalan 5 M. Sementara petugas lainnya membantu melakukan penjagaan dan pembatasan akses keluar masuk area pasar,” ujar Aman.


Jaga Kebersihan Kota, Satpol PP Tertibkan PKL di Atas Trotoar

Jaga Kebersihan Kota, Satpol PP Tertibkan PKL di Atas Trotoar

Untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan di tengah pandemi Covid-19. Satpol PP Kota Probolinggo tertibkan para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di atas badan jalan atau trotoar di beberapa titik di Kota Probolinggo, Sabtu (05/06).

Kasatpol PP Kota Probolinggo, Aman Suryaman, mengatakan penertiban yang dilakukan menyasar PKL  di perempatan Jalan Abdul Hamid, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.

 

“PKL ini ditertibkan karena berjualan di atas trotoar dan badan jalan. Selain itu mereka melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum, dimana dalam Perda tersebut ditentukan bahwa dilarang berjualan di atas trotoar, badan jalan dan bantaran sungai,” ungkap Aman.

 

Tidak hanya itu, menurutnya keberadaan lapak PKL di atas trotoar juga sangat mengganggu pejalan kaki, maupun menganggu ketertiban lalu lintas.

“Demi menciptakan Kota Probolinggo yang nyaman dan bersih, pihaknya berharap agar PKL mengikuti aturan yang berlaku dan ikut serta menjaga kebersihan Kota,” ujarnya.

Supaya pelanggaran tidak terulang pihaknya akan terus melakukan penertiban terhadap PKL. Terutama dalam kondisi pandemi Covid-19 keamanan dan kenyaman harus diciptakan. Semua itu dilakukan untuk mengantisipasi  terjadinya klaster baru, yakni dari PKL itu sendiri.

 

Mengingat PKL yang sering melanggar adalah PKL yang menggunakan rombong dimana cara berjualannya berpindah pindah tempat. Menurutnya kemungkinan besar penularan Covid-19 bisa saja terjadi, karena orang yang positif Covid-19 tidak bisa dilihat secara kasat mata. “Kami akan terus melakukan penertiban terhadap PKL yang berjualan di sembarang tempat, seperti di atas trotoar yang merupakan fasilitas umum,” tegasnya.

Sebelum melakukan penertiban itu, pihaknya telah memberikan teguran peringatan namun masih ada pedagang yang membandel atau melakukan pelanggaran seperti saat ini. Dalam aksi penertiban ini. Dalam kesempatan ini pihaknya juga mengharapkan para PKL agar disiplin diri mematuhi protokol kesehatan dengan selalu menggunakan masker.





rencana aksi 2021INDIKATORBANER.jpgrencana startegis 2021LKJIP 2020renja 2021perjanjian kerja 2021 data pegawai 2021 SKM 2021

Talk to Us - Offcanvas

Hubungi Kami

Telp  (0335) 420266 (sekertariat)
Telp (0335)  421113  (Pemadam Kebakaran)